Pernah denger kalo kepribadiaan seseorang bisa dilihat dari cara orang itu berbicara?terus kalo ucapannya buruk berarti udah pasti kepribadiannya buruk dong? Rasulullah saw bersabda, “Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya memegang lisan”(HR. Al Bukhori).
Kalau kita tidak menjaga lisan kita bukannya tidak mungkin kalau banyak yang tidak suka dengan kita. Sebagai muslimah kita harus benar benar memfilter apa yang kita ucapkan,jangan sampai karena lisan kita yang berucap sembarangan membuat saudara muslimah yang lain merasa tersinggung.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka mintalah ia mengatakan yang terbaik atau diam”( HR. Al Bukhori dan Muslim). Dari hadits tersebut sudah jelas jika kita tidak bisa berkata kata baik atau yang memberi manfaat untuk orang lain lebih baik diam daripada terus berbicara tentang kemudharatan. Karena dalam pandangan islam sendiri diam adalah hal terbaik daripada berbicara tapi tentang hal hal yang buruk.
Sebagai muslimah milenial mungkin akan sangat sulit mencoba hal itu karena lingkungan kita sendiri membiasakan kita berbicara hal hal seperti itu, kita ambil contohnya gibah atau berkata kasar. Itu hal yang sudah dianggap lumrah untuk dilakukan dan bahkan seringkali kita menganggap kalau kita tidak berbicara kasar atau gaul kita akan dicap katro dan sebagainya. Memang sulit untuk meninggalkan kebiasaan ini tapi tak ada salahnya kita mulai berbicara tentang sesuatu yang banyak memberikan manfaat untuk orang lain bukan? Sebagaimana salah satu hadits menyinggung hal ini, ” Ucapan yang baik adalah sedekah” (HR. Muslim). Dengan begitu mari kita membiasakan diri untuk berbicara hal hal baik lagi bermanfaat maka kualitas diri kita juga akan menjadi lebih baik lagi.
Salam Milenial..